Halaman

Selasa, 30 Juli 2019

Jenis-jenis Ikan Hias Air Tawar Yang Populer

Negeri ini memiliki banyak jenis ikan hias air tawar. Menurut catatan KKP, terdapat lebih dari 1.100 spesies ikan hias air tawar yang diperdagangkan secara global. Dari jumlah itu, negeri kita memiliki 400 spesies. Namun hanya sekitar 90 spesies yang dibudidayakan masyarakat.
Ikan hias air tawar lebih mudah dibudidayakan dibanding ikan laut. Teknologinya sederhana dan biayanya murah. Sehingga banyak dilakukan dalam skala usaha rumahan. Berbeda dengan ikan hias air laut yang memerlukan fasilitas padat modal.
Ikan hias air tawar asli Indonesia yang menjadi primadona adalah ikan arwana dan cupang. Sedangkan ikan asal negara lain yang bisa didomestikasi dan cukup popular dibudidayakan di Indonesia antara lain koki, koi, discus dan guppy.

1. Ikan koi

Ikan koi atau Cyprinus carpio L pertamakali dipopulerkan di Jepang. Sekitar tahun 1820-an para penangar ikan negeri sakura berhasil menyilangkan beberapa strain ikan mas menjadi ikan dengan warna merah dan putih yang menarik. Ikan hasil persilangan ini dikenal dengan nama koi. Kemudian tahun-tahun berikutnya berkembang ikan koi dengan berbagai varian warna menarik lainnya.
Ikan koi merupakan ikan hias air tawar yang cocok dipelihara di kolam bukan akuarium. Karena daya tarik ikan koi terdapat pada warna-warni yang indah bila dilihat dari atas. Selain itu, ikan koi juga memerlukan ruang gerak yang luas. Jenis ikan hias air tawar ini cukup mudah dikembangbiakan, namun sulit mendapatkan koi berkualitas.
2. Ikan cupang
Ikan cupang atau Betta sp. merupakan salah satu jenis ikan air tawar endemik negara-negara di Asia Tenggara. Ikan ini berkembang baik di rawa-rawa daerah tropis. Ikan cupang sanggup hidup dalam volume air yang sedikit dan minim oksigen. Cupang dapat dipelihara dalam toples kecil dan tidak perlu mesin penghasil gelembung (aerotor).
Ikan cupang dipelihara sebagai ikan hias dan ikan aduan. Selain warna sisik dan siripnya yang berkilauan, ikan ini mempunyai sifat agresif. Cupang bisa merobek-robek sesamanya dalam pertempuran yang berlangsung berjam-jam lamanya.
Ikan cupang sangat mudah dibudidayakan. Tidak memerlukan fasilitas mahal dan bisa dilakukan dalam skala rumahan. 

3. Ikan arwana

Nama latin ikan hias air tawar ini adalah Scleropages sp. Arwana merupakan salah satu ikan endemik Indonesia. Ikan ini banyak ditemukan di perairan air tawar Kalimantan dan Papua. Dahulu, ikan arwana didapat dari perburuan di alam bebas. Namun saat ini sudah bisa dibudidayakan.
Ikan arwana merupakan salah satu ikan hias air tawar yang berharga tinggi. Harga per ekornya mencapai jutaan rupiah, terutama untuk jenis-jenis tertentu. Sentra produksi ikan arwana ada di Kalimantan dan Sumatera.

4. Ikan koki

Ikan koki (Carrasius auratus) masih satu keluarga dengan ikan mas. Pertamakali dikenal sebagai ikan hias di Cina. Namun yang mempopulerkan ikan koki adalah bangsa Jepang. Dari negeri ini, ikan koki menjadi semakin variatif dengan berbagai warna dan bentuknya.
Ikan koki sudah lama masuk ke Indonesia dan dibudidayakan meluas. Sentra produksi koki terbesar ada di Tulungagung, Jawa Timur. Kota ini memproduksi lebih dari 55 juta ekor ikan koki setiap tahunnya. Sebagian besar ditujukan untuk pasar domestik, sebagian lainnya untuk ekspor.

5. Ikan guppy

Ikan guppy (Poecilia reticulate) merupakan ikan asli wilayah Amerika Tengah dan Selatan. Ikan ini sangat mudah beradaptasi sehingga penyebarannya bisa meluas ke seluruh bumi. Masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an. Saat ini guppy bisa ditemukan dengan mudah di perairan air tawar di Indonesia.
Ikan guppy merupakan jenis ikan hias air tawar yang gampang dibudidayakan. Bereproduksi secara internal dengan melahirkan anak. Guppy kawin dengan memasukan organ gondopodium yang berada pada sirip anal ke dalam organ telur betina.
Ikan betina mempunyai kemampuan untuk menyimpan sperma dalam tubuhnya. Sehinga bisa hamil hingga 3 kali dalam satu kali perkawinan. Jarak antar kehamilan berlangsung 1-5 minggu. Seekor indukan betina dapat menghasilkan sekitar 30-100 burayak dalam satu kali kelahiran.

6. Ikan discus

Ikan discus (Symphysodon discus) berasal dari perairan Amazon. Disebut discus karena bentuknya seperti piringan (disc) dengan warna-warni yang atraktif. Pembawaan ikan hias air tawar ini sangat tenang dan gerakannya lembut, sehingga disebut raja akuarium. Ikan yang paling besar bisa mencapai diameter 15 cm.
Discus cocok dikembangbiakan di iklim tropis dengan suhu air 25-30oC. Untuk pemeliharaan dalam akuarium harus sedikit telaten, karena ikan discus mudah stress.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda yang penggemar komoditas ikan hias air tawar.

Rabu, 17 Juli 2019

Quiz Memilih Induk Ikan Siap Mijah

PEMBELAJARAN MEMILIH INDUK IKAN SIAP MIJAH



TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini anda diharapkan mampu memahami memilih induk ikan air tawar (ikan konsumsi) siap mijah serta mampu mengaplikasikan pada proses budidaya ikan.

1. Pengertian Memilih Induk Ikan Siap Mijah
Pemilihan induk ikan merupakan salah satu kegiatan penting dari proses budidaya ikan. Ikan yang akan dibudidayakan harus dapat tumbuh dan berkembangbiak agar kontinuitas produksi dalam budidaya berkelanjutan. Seleksi induk merupakan tahap awal dalam kegiatan budidaya ikan yang sangat menentukan keberhasilan produksi. Dengan melakukan seleksi induk yang benar akan diperoleh induk yang sesuai dengan kebutuhan sehingga produktivitas usaha budidaya ikan optimal.

2. Persyaratan Memilih/Seleksi Induk Ikan Matang Gonad

  • Induk ikan dapat dipijahkan setelah memiliki umur minimal 1 tahun atau lebih.
  • Induk ikan digunakan induk yang telah matang gonad dan sehat.
  • Pemilihan induk yang matang gonad harus melihat ciri-ciri primer dan sekunder. 
  • Ciri ciri sex primer induk ikan matang gonad adalah alat kelamin, ukuran dan warna telur.
  • Ciri-ciri sex sekunder adalah warna tubuh, bagian perut, warna sirip, gerakan dan sebagainya.

3. Memilih/Seleksi Induk Ikan:

a. Memilih/Seleksi Induk Ikan Lele Siap Mijah Berdasarkan Ciri-cirinya.

Ciri-ciri induk lele matang gonad:

Lele jantan:

  • Perut lebih ramping
  • Gerakan lebih agresif
  • Alat kelamin memanjang dan ujungnya memerah




Lele betina:

  • Perut membesar
  • Gerakan lebih lambat
  • Alat kelamin memerah dan membengkak
  • Jika di urut bagian perut  akan keluar telur beberapa butir






Video memilih/seleksi induk ikan lele siap mijah.




b. Memilih/Seleksi Induk Ikan Mas Siap Mijah Berdasarkan Ciri-cirinya.

Ciri-ciri induk jantan dan betina ikan mas:

Ikan mas jantan:
  • Sirip dada relatif panjang, jari-jari luar tebal
  • Lapisan sirip dada kasar
  • Kepala tidak melebar
  • Tubuh lebih tipis/langsing, ramping dibandingkan betina pada umur yang sama
  • Gerakannya gesit
  • Sehat dan tidak cacat
  • Sisik teratur dan warna cerah
Ikan mas betina:
  • Sirip dada relatif pendek, lunak, lemah, jari-jari luar tipis
  • Lapisan dalam sirip dada licin
  • Kepala relatif kecil, bentuk agak meruncing
  • Tubuh lebih tebal/gemuk dibandingkan jantan pada umur yang sama
  • Gerakannya lamban dan jinak
  • Sehat dan tidak cacat
  • Sisik teratur dan warna cerah
Adapun ciri-ciri induk ikan mas yang matang gonad adalah sebagai berikut:
Jantan:
  • Tubuh ramping
  • Mengeluarkan cairan putih/sperma bila perut ditekan ke arah anus

Betina:
  • Perut membulat dan lunak jika di raba
  • Genital papilla mengembang, agak terbuka dan berwarna kemerahan
  • Lubang anus melebar dan menonjol (agak membengkak)

Video memilih/seleksi induk ikan mas siap mijah.

c. Memilih/Seleksi Induk Ikan Nila Siap Mijah Berdasarkan Ciri-cirinya.
Untuk dapat membedakan antara induk jantan dan betina ikan nila adalah berikut:
Betina:
  • Dagu relatif kecil berwarna putih.
  • Sirip dada berwarna hitam dan pendek.
  • Perut melebar berwarna putih.
  • Bila perut diurut dari dada ke genitalia keluar cairan bening.
Jantan:
  • Dagu menonjol berwarna merah.
  • Sirip dada berwarna coklat kemerahan dan relatif panjang.
  • Perut pipih warna hitam.
  • Bila perut diurut dari dada ke genitalia tidak keluar cairan.




Video memilih/seleksi induk ikan nila siap mijah.
d. Memilih/Seleksi Induk Ikan Gurame Siap Mijah Berdasarkan Ciri-cirinya.
Ikan gurami merupakan ikan yang relatif lambat pertumbuhannya dan baru mencapai kematangan telur sekitar umur 2 tahun. Ciri-ciri yang membedakan antara ikan gurami betina dan jantan adalah sebagai berikut:
Betina:
  • Dahi dempak (papak)
  • Dasar sirip dada gelap kehitaman
  • Dagu keputihan sedikit coklat
  • Jika diletakkan pada tempat yang datar ekor bergerak-gerak 
  • Bentuk bibir tipis
Jantan:
  • Dahi menonjol
  • Dasar sirip dada terang keputihan 
  • Dagu kuning
  • Jika diletakkan pada tempat datar ekor akan naik 
  • Bentuk bibir tebal
Memilih induk yang baik dilakukan dengan memperhatikan ciri-ciri induk jantan dan betina gurame yang baik seperti berikut:
Betina:
  • Warna badan terang
  • Perut membulat
  • Susunan sisik teratur
  • Badan relatif panjang
  • Umur mulai dipijahkan 2 tahun
Jantan:
  • Warna badan gelap
  • Perut dekat anus lancip
  • Susunan sisik teratur
  • Gerakannya lincah
  • Umur mulai dipijahkan 2 tahun


Video memilih/seleksi induk ikan gurame siap mijah.




TERIMA KASIH......SEMOGA BERMANFAAT

Budidaya ikan dalam ember (Budikdamber)

  Ketersediaan lahan dan air untuk proses akuakultur semakin terbatas, seiring dengan pertambahan penduduk dan perkembangan pembangunan. Per...